Monday, April 18, 2011

maut itu,

maut itu dekat,
lebih dekat dari jrak antar tiap helai rambut di kepala kita :')

kebayang engga, orang yang sore tadi baru jalan jalan sama kamu ,terus tiba tiba besoknya dia udah di panggil sama yang punya hidup. atau yang lebih ekstrim. orang dengan wajah tenang dan lembut itu, yang tiap hari bisa kita tatap. kita raih, kita pegang,  besoknya, sudah kasat mata, menyatu dengan tanah.jari jari yang biasa kita genggam itu, yang menghangatkan, tidak lagi terjangkau. ya, kita ga pernah tau maut itu datengnya kapan. dateng ke orang tua kita kapan. ke sahabat kita kapan. bahkan pada diri kita sendiri.
seandainya kita tau kapan kita mati?
mungkin kita akan berburu kebaikan, atau mencari tempat persembunyian paling aman, atau menghabiskan sisa waktu yang ada sama orang orang yang kita sayang.
sesungguhnya hidup itu untuk mati, untuk kehidupan setelah mati. tapi apakah kita sudah siap, ditinggalkan dan meninggalkan.

Ya Allah, jemputlah aku dalam keadaan sebaik baiknya aku. dalam iman kepada Mu. begitu juga dengan kedua orang tuaku, sahabatku, semua. semua

sesungguhnya maut itu dekat. dan terus mendekat.

Ps : buat sofie, yang kuat, yang ikhlas :')

2 comments:

  1. Kamu berbakat di bidang ESQ. Yeargh!!
    Silahkan lampirkan CV di berdiribersama.wordpress.com

    ReplyDelete
  2. ok pak ariel. saya terima tawaranya. digaji berapa pak :D

    ReplyDelete